2016 : Just Alhamdulillah

Dear all,
Makasih udah mampir di blog saya.
Kali ini saya mau mengabadikan cerita saya di tahun 2016 di blog ini. Bukan untuk dibangga-banggakan atau di pamerkan, murni untuk self reminder saya suatu hari nanti. Saya harus berkaca pada apa dan yang sudah saya kerjakan, selanjutnya menentukan langkah berikutnya, what next. Hidup itu berproses dan berprogres.Maka tulisan ini menjadi pengingat saya untuk menjadi lebih baik lagi.
Dan bagi saya tahun 2016 , benar-benar tahun luar biasa buat saya. Apa saja, simak ya

1. Mantap berjilbab Syari
Ini adalah hijrah yang sangat saya syukuri. Alhamdulillah Allah beri saya hidayah untuk memperbaiki cara berjilbab. Ya memang masih casing, tapi dari casing inilah membawa saya semakin diberi jalan Allah untuk terus belajar.
Sebenarnya sih sudah mulai tahun 2015. Jadi ini adalah tahun kedua. Dan karenanya saya semakin mantap. Alhamdulillah moga istiqomah.
Oya, asal tahu saja. Sebelumnya tak pernah terlintas bagi saya untuk bisa ke tahap ini. Saya malah ngetawain dan anti. Takut terlihat tua dan usang adalah alasan kuat saya sebelumnya. Belum lagi, saya type orang yang mau modis dengan model-model baju lucu. Nyatanya, kini saya cukup gamisan dengan potongan standar dan jilbab lebar.
Untuk hal yang tidak saya perkirakan sebelumnya say thanks for Allah very much. Luar biasa deh..
*kapan-kapan saya cerita panjang lebar ya soal ini.

2. Menggagas Sedekah Nasbung Jumat Barokah
Alhamdulillah, saya bisa sedikit bermanfaat buat orang-orang yang perlu dibantu. Saya hanya broker saja. Yang hebat adalah kawan2 saya. Diluar ekspekatasi , saya terharu setiap minggunya ada saja partisipannya. MasyaAllah. Waktu itu idenya, saya pengen sedekah tapi kadang saya tidak longgar. Eh gimana ya kalau mengajak orang saja. Jadi kalau saya sedang tidak longgar, saya bisa sedekah tenaga. Teman yang tidak bisa sedekah tenaga ato materi, ya bisa sedekah share postingan untuk menyebarluaskan. Terlepas dari sebagaimana keberkahan sedekah, yang suka dari kegiatan ini adalah menyambung silaturahmi. Dari kawan yang terakhir ketemu pas SMA, adek kelas yang lama ga komunikasi. Alhamdulillah tersambung. Meskipun hanya ngomong seperlunya, ya sesekali ngobrol dikit lah.

3. Dapat pekerjaan dari Jakarta
Alhamdulillah. Ini bagian dari mimpi saya juga. Tahun ini saya ada pekerjaan 2 dengan konsultan di Jakarta. Semoga masih bisa dipercaya untuk tahun2 berikutnya. Aamiin. Saya masih remeh temeh disana. Tapi atas nama mimpi, saya sangat bersyukur sekali bisa menginjak jakarta. Sama halnya mimpi saya ingin menginjak Sulawesi, Sumatera, Papua, – Jakarta masih sebagian kecil saja. Ngapain jauh2 kalau nominalnya kurang lebih. Hihi…kasian mah yang koment yang begitu. Pekerjaan itu ibadah. Pekerjaan itu harus dinikmati. Di luar kota atau di luar pulau adalah sensasi tersendiri. Juga, mimpi saya sejak dulu bisa keliling Indonesia. Yeayy…

4. Jabatan di organisasi
Dari anak bawang yang Cuma penggembira di organisasi, mendadak saya jadi wakil sekjen. Masih adaptasi sih. Poinnya adalah, bagi saya itu amanah dan kepercayaan dari yang pernah saya lakukan untuk IAP. Kalo melirik ke belakang, saya akui, saya cukup berjuang untuk IAP. Aktif jadi panitia, aktif BKPRD dan lainnya. Saya tidak punya kepentingan apapun di organisasi ini. Sehingga jatuhnya all out dan tanpa beban aktif di kegiatan IAP. Bagi saya asas kebermanfaatan pada orang banyak menjadi alasan utama saya tegak di organisasi ini, insyaAllah

5. Semakin bertambah klien
Alhamdulillah , usaha yang saya rintis mulai sedikit ada hasil . Meski masih lambat merayap, ya saya syukuri saja. Saya menilai, usaha ini berprogres ketimbang tahun sebelumnya. Jumlah klien bertambah juga. Saya jadi semakin mantap dibisnis ini. Apa bisnisnya? Disini    

6. Banyak teman dan sambung silaturahmi
Alhamdulillah, saya punya banyak teman. Saya tidak kesepian. Ada kawan yang bisa diajak bicara , diskusi dalam senang dan duka. Punya teman itu menyenangkan. Teman yang bukan sembarang teman ya. Dan kita sepakat untuk berteman dunia akhirat. Pertemanan yang dibingkai dengan ibadah. Saling mengingatkan dan menasehati dalam kebaikan.

7. Menjadi ibunya anak SD
Alhamdulillah, menjadi ibunya anak SD. Kadang berpikir, kenapa kamu cepat besar. Plis bunda ingin begini2 saja. Menjadi ibu anak SD jelas merupakan pola hidup baru buat saya. Saya harus mengajarnya banyak hal, sabar, dan belajar lagi.

8. Membangun rumah
Alhamdulillah rumah saya pun mulai menutup. Dari yang Cuma tembok-tembok saja , sekarang sudah menuju siap. Doakan saya segera huni. Kalau diingat-ingat sebenarnya kami tidak pegang uang pas awal mau membangun lagi. Apalagi tidak pakai bank. Sempat merasa pesimis. Tapi dengan rasa percaya diri dan doa, rejeki itu datang dengan sendirinya. Dan sedikit demi sedikit rumah itu semakin terlihat wujudnya.

Demikian kesan saya tahun 2016 . Yang sudah saya dapatkan , saya syukuri dan saya usahakan sepenuh jiwa. Sekarang tahun 2017, adalah waktunya pemantapan dan melakukan next next nya. InsyaAllah lebih baik lagi dan lagi.

Ini ceritaku, bagaimana ceritamu?