Barangkali masih ada yang belum tahu dengan Hari Tata Ruang?

“Jangankan Hari Tata Ruang, tata ruang sendiri itu apa juga masih samar”

Begitu?

Tata Ruang. Saya yakin, masih ada saja orang yang masih asing apa itu tata ruang. Profesi seperti apakah perencana kota. Bagaimana merencanakan, mengatur kota?

Padahal, sehari-hari mengkonsumsi masalah kota:

  • Banjir
  • Macet
  • Sampah
  • Sengketa lahan
  • Penduduk yang semakin padat
  • Ketidakmerataan pembangunan
  • Atau bahkan kriminal di ruang publik
  • dsb

taru1

Menurut Undang-undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang

  • Tata ruang adalah wujud struktur ruang dan pola ruang
  • Struktur ruang adalah susunan pusat-pusat permukiman dan sistem jaringan prasarana dan sarana yang berfungsi sebagai pendukung kegiatan sosial ekonomi masyarakat yang secara hierarkis memiliki hubungan fungsional.
  • Pola ruang adalah distribusi peruntukan ruang dalam suatu wilayah yang meliputi peruntukan ruang untuk fungsi lindung dan peruntukan ruang untuk fungsi budi daya.
  • Penataan ruang adalah suatu sistem proses perencanaan tata ruang, pemanfaatan ruang, dan pengendalian pemanfaatan ruang.

    taru2

Tata ruang itu sendiri meliputi darat. laut dan udara. Secara hirarki, mulai dari tingkat nasional, provinsi, kabupaten/kota, dan lingkungan. Berbicara eksisting (kondisi saat ini) dan rencana di masa yang akan datang. Membahas perencanaan, pemanfaatan dan pengendalian ruang. Bermain dengan kebijakan, warna dan peta-peta akurat.

peta

Kembali mengenai hari Tata Ruang.

Hari Tata Ruang yang diperingati setiap tanggal 8 November merupakan adaptasi lokal dari World Town Planning Day yang diperingati oleh 35 negara di seluruh dunia termasuk Indonesia.

Saya sendiri juga masih asing, dan baru akrab belakangan ketika PU dan atau bahkan daerah-daerah mengadakan acara-acara meriah untuk memperingati hari tata ruang setiap tanggal 8 November. Umumnya mengadakan seminar, ekspo/pameran, dan lomba-lomba kreativitas.

Warga melintas di atas jembatan kayu di kawasan permukiman kumuh Dadap, Kabupaten Tangerang, Banten, Rabu (4/5). Ratusan warga yang masih bertempat tinggal di permukiman kumuh dan tergenang selama 20 tahun ini mendesak Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk segera merelokasi permukiman tersebut ke tempat yang lebih layak huni. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/ed/mes/14

Tiap tahun pun tema yang diangkat berganti-ganti,

Hari Tata Ruang 2014 : “Penataan Ruang yang Partisipatif dan Berkeadilan”

Hari Tata Ruang 2015 : “Tanah untuk Ruang Hidup yang Memakmurkan dan Menentramkan”

Hari Tata Ruang 2016: “Wujudkan Reforma Agraria dan Tata Ruang yang Berkeadilan”

.

Mengapa harus memperingati hari tata ruang?

Merupakan bentuk keprihatinan terhadap pemasalahan kota. Bahwasannya kota-kota besar di Indonesia di prediksi mengalami hal yang kurang lebih sama dalam hal trend permasalahan yang dihadapi. Jika ini dibiarkan masalah akan berlarut dan akan menjadi semakin akut. Karena itu kota butuh planning, butuh perencanaan agar terarah, teratur dan terkendali. Karena ibarat sebuah organisme, secara alamiah kota akan terus berkembang dan bertumbuh.

Mengajak semua stakeholder. Bahwa penataan ruang di Indonesia merupakan tanggung jawab bersama semua elemen/stakeholder. Semua stakeholder bisa menjadi salah satu-dua penyebab masalah kota, sekaligus menjadi solusi masalah kota jika memiliki komitmen untuk meningkatkan kualitas kota. Hari Tata Ruang menjadi moment untuk berpegang tangan, untuk bersama mewujudkan kota yang lebih humanis berdasar peran masing-masing. Dalam hal ini stakeholder meliputi: PT, swasta, pemerintah, masyarakat. Ke empat elemen ini harus saling saling mendukung.

Memberikan apresiasi terhadap peran perencana. Meskipun tak sepopuler profesi dokter, pengacara,  penyanyi, atau pejabat publik, peran perencana kota amatlah penting. Profesi inilah yang membidani bagaimana kota itu memiliki perencanaan, harus begini begitu, kebutuhan ini itu, dan aturan boleh dan tidak boleh dan sebagainya demi meminimasi dampak-dampak negatif akibat perkembangan kota.

.

Apa yang harus dilakukan di hari tata ruang?

Saya pikir untuk saat ini, yang bisa dilakukan pada Hari Tata Ruang adalah ikut berkampanye untuk menjadi masyarakat yang melek tata ruang. Pahami aturan dan taat rencana tata ruang. Hiduplah bersinergi dengan lingkungan. Berpikirlah jangka panjang. Bahwa apa yang kita kerjakan, akan berdampak di masa yang akan datang.

.

Hari Tata Ruang bukan soal serimonial dan entertainment belaka. Sekedar memberitahu dunia luar, Hey ini loh hari tata ruang. Apa cukup sampai disitu? Tapi lebih dari itu, yaitu bersifat refleksi, evaluasi, persuasi, edukasi dan reminder.

Refleksi

Refleksi memiliki makna bercermin. Apa yang kita hadapi saat ini? Bagaimana masa depan lingkungan yang saat ini kita tinggali. Semakin baik kah? Semakin burukkah? Apakah terjadi perubahan 5 tahun yang lalu dengan yang saat ini. Merasa semakin sesak, penuh masalah atau baik-baik saja? Perlukah was-was?

Evaluasi

Melakukan evaluasi . Dengan segala instrumen yang ada melalui peraturan dan aturan, pmbangunan fisik dimaa-mana, apa sudah menjadi solusi terhadap pemasalahan yang ada. Apakah aturan tersebut efektif dan signifikan? Mapping dan analisa SWOT terhadap apa yang sudah dilakukan dan apa yang perlu dilakukan.

Persuasi

Yaitu dengan mengajak semua pihak bersama mewujudkan kualitas kota ke arah yang lbih baik. Menjadikan stakeholder sebagai problem solver, bukan sebagai destroyer. Sama-sama duduk bersama sesuai dengan perannya berkontribusi pada pembangunan. Duduk berdampingan secara harmonis dan kompak. Pemerintah yang good governance, masyarakat yang partisipatif, swasta yang menggalakkan program CSR dan patuh aturan, serta dukungan Perguruan tinggi sebagai advisor dan pencetak perencana kota yang handal.

Edukasi

Mengenalkan tata ruang itu sendiri. Istilah-istilah tata ruang dan aturan apa yang terkait tata ruang. Misal terkait intensitas bangunan yang harus mengikui kaidah KDB, KLB, GSB, KDH. Wilayah mana yang diperuntukkan untuk pemukiman, perdagangan, industri, RTH, dan sebagainya. Aturan-aturan untuk kawasan lindung, berapa sempadannya, kegiatan apa yang diperbolehkan, dibatasi, dilarang, dll.

Reminder

Sebagai pengingat. Hari Tata Ruang menjadi momen pengingat untuk semua. Bahwa tata ruang memiliki peran penting dalam kemaslahatan orang banyak. Sangat berpengaruh pada kualitas kehidupan. Bukan soal ekonomi saja, namun tata ruang sedemikian rupa memiliki peran penting dalam bidang lingkungan, sosial, budaya bahkan politik sekalipun. Menjadi pengingat pula, bahwa beban kota semakin berat, tantangan demi tantangan perlu dihadapi.

8nov